Cara Mengenalkan Kucing Baru Dengan Kucing Lama

Share to :
Tweet Bagikan


Selamat malam CatLover, hari ini kita akan membahas trik bagaimana cara menjinakkan,  menyatukan atau mengakrabkan kucing dari hasil adobsi baru dengan kucing lama yang sudah kita pelihara. Trik ini telah dicoba sama TuanMeong dan terbukti berhasil kurang dari satu minggu. Jika CatLover semuanya berniat mengadopsi kucing baru, sementara kita sudah punya kucing lama di rumah, maka trik ini boleh diterapkan dengan jaminan berhasil 90%, tergantung kondisi emosional, jenis kelamin, maupun situasi di lingkungan rumah CatLover semuanya.

Courtesy http://www.tuanmeong.com/
Objek 1 : Bonito, Jantan usia 8 bulan, Ras Persia campuran lokal.
Objek 2 : Cemplon, Betina usia 4 bulan, Ras Lokal.

Langkah 1
Dekatkan kedua meong seperti nampak pada gambar. Cara ini membutuhkan daya tahan dan keberanian menghadapi gigitan maupun cakaran dari si meong. Memang trik Nomor 1 akan menyebabkan individu yang lebih kecil akan terasa seperti ter-bully, namun percayalah, ini adalah jalan paling mudah untuk memperkenalkan keduanya di pandangan pertama.
Untuk Langkah 1, hendaknya secara rutin dilakukan selama 2 atau 3 hari pertama si meong baru berada di rumah. Tujuan pengenalan model ini adalah; agar mereka bisa saling melihat wujud serta mengenali bau masing-masing. Biasanya, pada percobaan pertama saja, keduanya akan saling endus dan saling tatap untuk beberapa waktu, namun masih berada pada jarak yang cukup jauh, antara 2 sampai 3 meter, atau terhalang meja serta benda-benda besar lainnya.

Langkah 2
Selain cara di langkah pertama ( memegang meong dan memaksanya untuk dekat ), kadang kala biarkan mereka dekat secara alami, dalam artian, hilangkan penghalang diantara keduanya. Biarkan mereka saling menggeram, saling bergidik, dan saling menatap. Dalam proses ini, ada sesuatu yang tidak Catlover sadari, yaitu pengenalan bau akan lebih mudah dirasakan oleh kedua Meong.
Di sini, majikan TuanMeong sengaja menghilangkan penghalang diantara kami, dalam gambar terlihat kami bisa saling menatap dan saling curiga dari dekat. Awalnya si cemplon berada di balik sepeda motor, namun majinkan TuanMeong mengangkat cemplon agar berada di lingkungan bebas penghalang seperti terlihat di atas. Langkah kedua ini hendaknya dilakukan secara rutin berbarengan dengan langkah pertama, yaitu dalam kurun waktu 3 hari / 2 hari awal perkenalan.

Langkah 3
Masih pada masa 3 hari pertama perkenalan si Meong, usahakan untuk memberi makan pada waktu bersamaan. Namun jarak piring makan mereka dijauhkan aja sekitar 2 atau 3 meter.
Catlover harus disiplin untuk mencari momen yang tepat dimana kedua meong sama-sama lapar. Kemudian, gunakan cara seperti pada gambar di atas untuk memberi makan Meong lama dan meong baru. Tujuannya adalah, agar mereka bisa merasakan "kebiasaan" makan di waktu yang berbarengan. Cara ini nantinya akan mempermudah mereka dalam saling menerima pada satu lingkungan.

Langkah 4
Pada langkah ini, tidak dibatasi waktu, tergantung situasi dan kondisi para meong. Biasanya, di hari kedua atau ketiga, kita bisa melakukan cara ke 4. Jika cara ini dirasa belum saatnya, maka jauhkan kembali wadah makan mereka, namun tetap biarkan mereka lapar lalu makan di waktu yang bersamaan.
Nah, Catlover, TuanMeong sudah mau makan bersama Cemplon, hanya saja masih membutuhkan penghalang berupa wadah minum. Sebab, saat wadah minum itu diambil, TuanMeong dan Cemplon langsung melakukan pertarungan kecil berikut geraman-geraman ketakutan.

Jangan Kuatir apabila hal itu terjadi, cukup letakkan penghalang antara kedua wadah makan mereka, lalu posisikan piring makan pada jarak yang dekat. Biasanya, proses ini selalu berhasil di hari ketiga, bila beruntung di hari kedua pun sudah berhasil.

Langkah 5
Setelah mereka mau makan dalam jarak yang berdekatan, itu tandanya mereka mulai saling menerima. Pada fase ini, kemungkinan besar mereka juga mau pup dan pip di wadah yang sama. Kucing jantan biasanya akan mengendus-endus aroma pup / pip kucing betina. Jika mereka mau melakukan pup di wadah itu meski sudah mengenali bau lain di sana, maka mission completed. Catlover tinggal duduk dan melihat mereka bercanda.

Biasanya, individu dominan ( lebih kuat ) akan bersikap superpower / tidak mau dikalahkan. Kemudian, lihat apakah individu yang lemah berguling-guling menunjukan permukaan perutnya di depan si dominan. Jika iya, berarti meong yang lemah ini menyatakan rasa hormat serta takluk pada si dominan.

Jika Catlover mengetahui kejadian semacam itu, maka berbahagialah. Biasanya dihari ke 5 sampai ke 7.

Langkah 6
Biarkan mereka makan dalam satu piring.
Coba di test, apakah setelah ada adegan "berguling-guling menunjukan permukaan perut" tadi, mereka mau melakukan hal-hal dibawah ini :
  1. Mau makan dalam satu piring.
  2. Saling menjilat satu sama lain.
  3. Mengendus-endus pantat kucing lain ( biasanya meong lama akan mengendus pantat meong baru ).
  4. Salah satu dari mereka menatap yang lain, lalu mendekat.
  5. Mau bercanda seperti saling cakar, saling gigit, saling kejar, namun kondisi bulu ekornya melambai-lambai riang. ( jika kondisi bulu ekor mekar, berarti mereka serius bertarung )
Jika 5 tanda tersebut telah ditemukan, maka inilah yang akan terjadi...
Yap, mereka mau tidur bersama. Prosesi tidur bersama ini adalah wujud persaudaraan diantara keduanya.
Kita jangan membahas cinta, sebab bagi meong, cinta ke lawan jenis berarti ritual perkawinan atau seksual.

Harap diperhatikan, cara ini berhasil dicoba pada meong dengan jenis kelamin jantan dan betina, hasil akan berbeda apabila meong yang ingin diakrabkan adalah sesama jantan atau sesama betina. Namun tidak ada salahnya dicoba, mengingat para meong memiliki sifat "akan nyaman" apabila sudah familiar dengan bau temannya.

Jika Catlover ingin berbagi pengalaman, bisa tinggalkan komentar ya. Pertanyaan-pertanyaan seputar cara menjinakkan meong, akan langsung kami jawab.

Salam cakar,
TuanMeong.



Support Group : Dunia Kucing Indonesia on Facebook
"Kirim Kisah Meong"
Klik di sini untuk mengirimkan kisah kamu dan kucingmu.
"Support Facebook Page"
Klik di sini untuk mengirimkan kisahmu via Facebook Page atau Join ke Support Group kami.
"Aturan Copy/Paste"
Klik di sini untuk membaca DMCA

Komentar Facebook Dimatikan. Gunakan Komentar Blogger untuk meninggalkan jejak.