Update si Gendut : Kucing Lucu yang Masih Menyusu Induknya Meski Udah 1 Tahun ( Youtube )

Share to :
Tweet Bagikan


Halo Cat Lovers! Pernah lihat ndak, seekor kucing yang sudah berusia dewasa, namun masih menyusu pada induknya? Jika jawaban Tingkel, "Iya", berarti onty dan ongkel termasuk orang yang beruntung bisa menyaksikan kejadian unik tersebut.


Namun jika jawabannya "Belum", maka TuanMeong akan memberikan satu dokumentasi kejadian yang langsung dituturkan oleh owner kucing tersebut.

Menurut ongkel Don Aditya, dia pernah punya seekor induk kucing bernama Lucy dan anaknya yang bernama Gendut. Well, maybe nama itu diberikan karena berdasarkan foto yang dikirimkan ke TuanMeong, si kucing lucu ini memanglah memiliki tubuh yang gemuk dan besar.

Gendut masih menyusu pada Lucy meskipun dia udah gedhe, dan anehnya, dia nampak berebut susu bersama adik-adiknya yang baru berumur 1 bulan. ( Salah satu dari adiknya si Gendut ini juga memiliki keistimewaan, nanti akan TuanMeong ceritakan di akhir tulisan ).

Sayang sekali, Gendut mati bulan oktober tahun 2012 akibat ditabrak motor :( RIP Gendut!

Nah, penasaran bagaimana lucunya si Gendut saat berebut minum dengan saudara-saudara kecilnya? Onty dan Ongkel bisa tengok deh dokumentasi berikut ini.
( Video ada di bawah )

Gambar 1 nampak Gendut sedang berada di antara adik-adiknya.

Gambar 2 : Gendut nampak lahap berebut susu.

Gambar 3 : Semakin nampak jelas.

Gambar 4

Gambar 5

Gambar 6

Gambar 7 : Di sini terlihat hanya dua ekor kucing yang sedang menyusui pada induknya.  Kucing yang kecil dikisahkan ongkel Don Aditya sebagai Bendot.

Nah, ini adalah foto Ongkel Don Aditya bersama Gendut, kenangan yang indah ya :(
Baik, sekarang TuanMeong akan menceritakan penuturan Ongkel Don Aditya tentang Gendut dan Bendot yang sangat istimewa.

Deskripsi pertama tentang Gendut :
"Dia adalah kucing pertama yang mana kelahirannya dibantu langsung oleh sang owner loh tingkel, bahkan ongkel Don Aditya masih menyimpan ari-ari atau tali plasenta milik Gendut hingga sekarang. Menurut penuturan ownernya, Gendut adalah kucing yang cukup jinak. Dia tidak mau mendekat jika dipanggil "manis" atau "pus", namun akan berlari kegirangan mendekati si pemanggil, jika menggunakan nama "Gendut".

Kucing ini adalah sahabat terbaik sepanjang masa, dimana dia sering menemani sang owner di sela-sela pekerjaannya di malam hari. Menjemput di dekat pintu saat pulang dan hanya mau tidur jika bersama pemiliknya. Namun sayang, nasib mungkin berkata sedikit kejam. Gendut diketahui tewas pada suatu pagi akibat tertabrak motor."
Selamat jalan Gendut, kami akan selalu mengenangmu!!!

Deskripsi kedua tentang Bendot :
"Bendot adalah adik kandung Gendut dari kelahiran yang berbeda. Usai sang kakak tewas, ongkel Don Aditya sempat menyayangkan kepergian Gendut dan berkata, "Kenapa bukan bendot saja yang mati, kenapa harus kucing kesayanganku?", tapi percayalah, ongkel Don Aditya sangat menyesali perkataan itu, karena....
Bendot seperti faham apa yang dirasakan majikannya. Bendot seolah mengerti bahwa dia tidak diinginkan, lalu berusaha untuk menjadi sebaik kakaknya.

Bendot... menggantikan posisi Gendut, bahkan katanya, jauh lebih setia dibandingkan Gendut. Kucing kecil ini selalu menemani aktifitas ongkel Don Aditya, baik siang maupun malam. Dia tidur disamping meja kerja, tidur dibawah kaki saat di ranjang, memakan makanan sisa sang majikan, selalu nurut saat dipanggil dengan namanya, juga tak pernah membuat sang majikan kesal.
Hingga pada suatu malam, sang majikan pernah berbisik pada kucing kecil ini, dimana saat itu dia sudah dewasa."

"Trims ya, kamu sudah berhasil membuktikan jika kamu layak menjadi kucingku, kamu sudah membuktikan kalau kamu bisa menggantikan posisi Gendut. Kamu adalah kucing yang setia." begitu  bisikan ongkel Don Aditya pada si Bendot.

"Tahukah Cat Lover semua? Usai mendengar kata-kata itu, Bendot dikisahkan meminta pangku kurang-lebih 2 jam lamanya, sementara sang owner mengerjakan sesuatu di depan Laptop. Bagian sedihnya, setelah minta pangku, Bendot turun dari kursi, lalu keluar dari kamar.

Sedih banget :( karena usai keluar kamar itu, Bendot ternyata tidak kembali untuk selama-lamanya. Dia seperti tahu jika tugasnya sudah selesai dan waktunya telah tiba untuk pergi. Dan hingga hari ini, tidak diketahui dimana keberadaan si Bendot."

Tingkel semua, kisah ini benar-benar kisah nyata, itulah yang menyebabkan ongkel Don Aditya meminta TuanMeong menuliskan artikel ini, karena dia ingin mengenang dan berterimakasih pada kedua sahabatnya tersebut.

Berikut ini adalah video kenangan yang bisa tingkel tonton.

"Jika aku melihat seorang manusia (selain ibu, anak dan istriku) dan seekor kucing yang sama-sama berada di pinggir jurang. Maka aku akan menolong si kucing lebih dahulu, setelah itu baru si manusia. Karena sepanjang kisah yang aku ingat, hanya kucinglah yang bisa menjadi sahabat terbaikku. Sahabat yang tak pernah berhianat, tak pernah meminta uang, hanya meminta tulang-tulang sisa makananku, namun setia menemaniku sampai akhir kehidupannya." ( Don Aditya )
Demikianlah Quotes terakhir yang di tuturkan oleh Ongkel hebat kita, melalui posting ini juga beliau ingin menyampaikan, bahwa dia sangat menyayangi Gendut dan Bendot, meski dua kucing tersebut tak mungkin bisa membaca.

Salam hangat
TuanMeong.



Support Group : Dunia Kucing Indonesia on Facebook
"Kirim Kisah Meong"
Klik di sini untuk mengirimkan kisah kamu dan kucingmu.
"Support Facebook Page"
Klik di sini untuk mengirimkan kisahmu via Facebook Page atau Join ke Support Group kami.
"Aturan Copy/Paste"
Klik di sini untuk membaca DMCA

Komentar Facebook Dimatikan. Gunakan Komentar Blogger untuk meninggalkan jejak.