Inilah Ciri-Ciri Pembenci Kucing - Cat Lover Waspadalah!

Share to :
Tweet Bagikan


Judul artikel kali ini memang sedikit ekstrim, kita akan membahas para pembenci kucing yang banyak berkeliaran diluar sana. Memang sebagai sesama makhluk, kita semua diharuskan untuk saling menyayangi.
Tentu saja hal tersebut tidak berlaku bagi para hama, seperti nyamuk, kecoa dan belalang dengan jumlah populasi sangat banyak. Namun kucing, hewan kesayangan kita semua, bukanlah hama, meskipun mereka juga ada di mana-mana. Mereka binatang kesayangan yang pantas untuk dicintai.

Kali ini penulis artikel bukan TuanMeong si kucing berdarah campuran (half blood persia feat domestik), tapi Majikan si TuanMeong sendiri, karena saya baru saja mendapat pengalaman kurang menyenangkan terkait dengan para pembenci kucing yang selalu saja ada dimanapun saya tinggal. Jadi.. tulisan saya ini berdasarkan real pengalaman nyata dan saya ingin berbagi itu dengan Cat Lover semua. Biarlah TuanMeong tidur nyenyak bersama Cemplon istrinya, sementara saya mengambil alih blog-nya untuk menuliskan artikel berbahaya ini.
[ lagian, mana bisa sih kucing ngeblog, selama ini juga saya yang nulis -_- ada-ada saja si saya ini mah! ]
Pembenci Kucing
pembenci kucing

Oke Cat Lover, sebarkan artikel ini ke para pecinta kucing agar kita semua waspada dengan siapa saja yang berpotensi mencelakai kucing kita. Bukan masalah buruk sangka ke orang lain, tapi ini masalah keselamatan kucing yang sudah kita pelihara seperti anak sendiri.

Para Pembenci Kucing.
Ada banyak alasan yang membuat seseorang membenci kucing. Mungkin tidak selamanya diartikan sebagai "pembenci" secara vulgar. Ada juga yang sekedar menghindari kucing, tidak suka kucing dengan berbagai alasan yang melatar belakangi. Namun ada juga orang yang sangat-sangat benci terhadap kucing hingga mereka berlaku kejam atas kesalahan kecil yang dilakukan oleh kucing kita, atau kucing liar yang menyatroni dapurnya.

Saya baru saja mengetahui sebuah fakta, tepatnya kemarin sore, usai menjalani aktifitas saya sebagai pengajar di sebuah SMK, saya pun pulang kerumah dan mengetahui si Bonito ( TuanMeong ) dan Cemplon tidak ada di rumah. Saya pun berusaha mencari, kemudian mengetahui ( secara tidak sengaja ) kedua kucing saya itu sedang di bentak-bentak tetangga sambil dilempari sapu hingga ketakutan. Saat ini saya masih diam, namun jika kucing saya terluka, tunggu saja akibatnya :)

Saat menyadari tetangga saya ini tidak suka kucing, saya langsung berfikir keras, apa mungkin ya kucing saya yang mati kelaparan dulu itu akibat ulah orang ini?
Kucing Mati
Bendot
Seperti yang sudah saya ceritakan di post sebelumnya mengenai Bendot Benita, ( Kucing kesayangan Onty Yulia ), dia tidak pulang selama 3 hari, lantas di hari ketiga si bendot benita pulang dengan tubuh lemah, lalu mati di hari itu juga. Pada awalnya saja curiga dengan rumah baru yang belum berpenghuni, mungkin saja benita terkunci di sana lalu kelaparan di dalamnya. Namun usai mengetahui tetangga saya yang ini sepertinya sangat kejam memperlakukan kucing, pikiran saya pun langsung kemana-mana, jangan-jangan dan jangan-jangan!!!
NB : Saya menamai kucing ini "Bendot", namun istri lebih suka nama "Benita".
coretan pintu
coretan pintu
Gambar, adalah tulisan yang dicoret istri saya di pintu rumah, sambil menangis saat si Bendot mati.
Oke Cat Lover, ketahuilah definisi, alasan serta pengelompokan orang yang membenci kucing yang saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi, penuturan sahabat, saudara, rekan, kerabat, juga membaca dari situs-situs kesehatan seperti ahli jamur, alergi dan juga penyakit kewanitaan.

1. Menghindari atau tidak suka Kucing.
Pengelompokan karakter manusia yang pertama adalah mereka yang tidak suka kucing atau memang menghindari kucing dengan alasan-alasan tertentu. Cat Lover harus mengetahui ciri dan karakter orang jenis ini agar tidak asal mempercayakan penitipan kucing ke sembarang orang saat kita pergi untuk sebuah urusan di luar kota. Tipe orang semacam ini kemungkinan tidak selalu jahat pada kucing. Dalam beberapa kasus, mereka masih mau membelai atau memberi makan kucing meski ala kadarnya.
a. Percaya bahwa Kucing menyebabkan Miom.
Saya pernah mendengar jika bulu kucing bisa menyebabkan Miom pada rahim wanita; sebab Miom adalah TORCH, merupakan singkatan dari Toxoplasma gondii (toxo), Rubella, Cyto Megalo Virus (CMV), Herpes Simplex Virus (HSV) and other diseases. Penyakit ini sering menimbulkan berbagai masalah kesuburan (fertilitas) wanita dan pria sehingga menyebabkan sulit terjadinya kehamilan. Penyebab utama dari TORCH sebagian besar adalah hewan-hewan yang ada di sekitar kita seperti kucing, ayam, burung, tikus, kambing, sapi, anjing, babi, dan lainnya yang mengandung virus dan parasit TORCH di dalam darahnya.
Penyebab Miom
Miom
Namun pada dasarnya, penyebab Miom / Kista dari TORCH ini tidak semuanya disebabkan oleh kucing, bisa babi dan ayam juga kan? Itupun jika peliharaan seseorang terkena parasit / virus saja. Jika kucingnya bersih, kesehatan terjaga dan diperlakukan dengan baik, saya rasa tidak akan menyebabkan kista. Manusia pun kalau ndak di rawat dengan baik, juga bisa menularkan panu, sama saja kali yak! Jadi jangan mengkambing hitamkan kucing hanya karena sistem keparanoid'an yang berlebih.

b. Percaya jika kucing menyebabkan "mengi" atau asma.
Sementara bulu kucing juga menyebabkan mengi ( nafas bersiul dan mendengkur seperti kucing ) atau asma, karena bulu tersebut karena ikut terhirup melalui nafas dan tidak bisa keluar dari paru-paru. Namun secara pribadi, saya sendiri tidak mengalami gangguan apapun, meski saya sudah menjadi penyayang kucing sejak kelas TK 0 Besar, padahal usia saya saat ini 30 Tahun. Tidak seharipun rumah saya luput dari kucing. Dan ternyata mitos mengenai bulu kucing menyebabkan asma adalah BOHONG, Cat Lover bisa membaca referensi berikut ini :

Jakarta, ( ANTARA News) - Mitos bulu kucing dapat menyebabkan gangguan  pernafasan atau asma tidaklah benar, kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, drh. Wiwiek Bagja. "Bulu kucing tidak membawa penyakit yang menyebabkan pernafasan terganggu atau 'mengi', kecuali orang itu sudah punya bibit asma, " kata Wiwiek di Ragunan, Jakarta, awal pekan ini.
[ sumber : http://www.antaranews.com/berita/444132/bulu-kucing-bukan-pemicu-asma ]
Biasanya orang-orang seperti ini akan risih dan jengkel saat ada bulu kucing rontok, bahkan mereka cuci tangan dan cuci muka setelah memegang kucing.

c. Jengkel karena kucing suka mencuri makanan.
Kejengkelan ini banyak dialami oleh ibu rumah tangga maupun orang yang sudah tua. Mereka suka mengusir kucing yang masuk ke rumah karena makanannya sering digondol. Padahal jika kucing yang datang tersebut dikasih makan sekedarnya, tentu saja ndak akan ada tragedi gondol menggondol. Tipe ini termasuk sadis, sebab mereka tak jarang mengeluarkan kata-kata kasar terhadap kucing. Namun ada juga orang model seperti ini yang justru sebenarnya pemelihara kucing. Jadi mereka masih bisa ditoleransi jika hanya pada taraf jengkel dan tidak melukai secara fisik.
2. Membenci Kucing karena alasan tertentu.
Nah, tipe berikutnya adalah mereka yang membenci kucing karena alasan-alasan tertentu baik yang ringan maupun berat. Pada dasarnya, mayoritas dari mereka adalah orang baik di masyarakat, namun kebaikan mereka tidak berlaku pada kucing.

a. BENCI KUCING KARENA SUKA MENCURI MAKANAN.
Jika tadi hanya sekedar jengkel, sekarang berganti dengan benci karena alasan yang sama. Saya Spechless dengan orang model satu ini. Sebelum saya lanjutkan menulis, coba deh Cat Lover dan kamu para manusia pembenci kucing, baca meme di bawah ini :
Meme Perjuangan Induk Kucing
Meme Induk Kucing
Terus bayangkan kamu dalam posisi yang sama :
Perjuangan Ibu
Meme Ibu
Lihat, kita semua punya seseorang yang kita sayangi, anak kita, istri / suami kita, orang tua kita dan sebagainya. Jadi kenapa tidak lemparkan secuil tempe goreng atau sepotong daging ayam kalau kamu ndak pelit? Kenapa harus dilempar batu, dilempar sapu atau bahkan ngasih jebakan racun potas? Apakah kita manusia?
Secara pribadi saya sangat membenci manusia pelit dan kikir semacam ini. Kucing mencuri makanan karena mereka lapar. Habitat mereka sudah dipenuhi oleh manusia, sehingga rejeki mereka sebagian diberikan melalui manusia. Percayakah dengan prinsip itu? Menyesalah bagi manusia yang masih menolak petuah bijak semacam ini.

Orang jawa bilang, "kucing memang clutak" atau "suka mencuri makanan", mayoritas a.k.a sebagian besar dari mereka adalah para pengusaha kuliner atau pemilik warung dan resto. Jenis manusia yang membenci kucing karena suka mencuri makanan adalah tipe yang paling banyak ditemui di seluruh dunia. Saya sendiri sering melihat ada kucing berlalu-lalang di warung atau restoran besar, pemandangan semacam ini wajar banget kok, sebab di sana banyak tulang sisa. Ingat, HANYA TULANG SISA, tapi nyatanya banyak yang melempari kucing-kucing tersebut dengan sandal atau batu, bahkan dipukul dengan tongkat pel lantai. Maaf ya Cat Lover, saya agak lebay, terhitung sejak kecil ada puluhan kucing saya yang mati karena manusia tipe ini. Manusia yang pelit bahkan untuk makanan sisa. Racun tikus dan potas adalah kejahatan yang sering saya temui.

b. Benci Kucing karena punya peliharaan burung, ayam kecil atau ikan.

Kucing Makan Burung
ilustrasi
Inilah yang terjadi pada tetangga saya. Dia memiliki peliharaan burung, sementara kita semua tau, kucing memang punya naluri berburu sehingga kadang mengganggu peliharaan orang lain. Jika kasus seperti ini yang CL temui, maka lebih baik menjaga kucingnya agar tetap di rumah, atau setidaknya memberikan pengawasan lebih, sehingga tidak ada yang melukai atau membunuh kucing kita karena dia merusak kandang milik tetangga. Adapun contoh dari perilaku biadab dari manusia yang tega menyiksa kucing karena mencuri burung, silahkan baca info Rescue berikut ini.  
mencuri burung dipotong kakinya
Strong kucing semarang yang di potong kakinya.


c. Psikopat Kucing.
Ah, ... sudah banyak kejadian di Facebook yang mem-viralkan tentang orang malaysia yang menginjak kepala kucing sampai hancur, memasukan kepala kucing ke dalam gelas sehingga kucingnya kehabisan udara, sampai pada kasus para pemuda yang menyembelih dan memasak kucing sebagai makanan ringan.
Pemakan kucing bandung
Pemakan kucing bandung
Orang-orang semacam ini bisa disebut gila atau psikopat. Mereka kelainan jiwa, dan mereka inilah yang jauh lebih pantas mendapat balasan yang setimpal dari semua tipe pembenci kucing yang sudah saya sebutkan di atas.
Penyiksa Kucing
hero
[gambar : hero kucing yang dipotong tangannya, akibat mencuri makanan di restoran]

d. Pobia Kucing.
Untuk jenis kebencian yang satu ini jangan disalahkan terlalu keras ya CL, maklum, pobia adalah ketakutan tak mendasar pada sesuatu. Kebanyakan cewek atau cowok yang pobia kucing, sangat kecil kemungkinan melukai kucing. Sebab mereka akan lari ketakutan setelah melihat kucing. Jangankan melukai, mendekat saja mereka tidak berani.

3. Membenci Kucing tanpa alasan yang jelas, asal benci.
Untuk alasan terakhir, sepertinya ada beberapa faktor yang melatar belakangi kebencian mereka. Faktor ini bukan alasan logis, namun bisa jadi sebuah studi kasus yang mungkin harus Cat Lover perhatikan baik-baik, jangan sampai orang semacam ini mendekati kucing kita.
  • Faktor Dendam pada pemilik kucing. Mungkin dia ndak benci kucing, tapi dendam / benci pada pemiliknya, sehingga kucing jadi pelampiasan.
  • Faktor Pengalaman buruk dengan kucing saat kecil. Biasanya pengalaman masa kecil akan membekas sekali ketika dewasa. Traumatis yang dialami oleh orang ini akan menyebabkan dia membenci kucing meski kucing tidak melakukan kesalahan apapun.
  • Faktor Keyakinan yang terlalu fanatik. Bagi sebagian orang ada yang percaya jika kucing tertentu akan membawa sial, mungkin hal ini bisa membuat mereka benci pada semua kucing yang ada di sekitarnya.
  • Faktor Emosional yang labil. Terkadang ada orang biasa tapi begitu membenci kucing karena emosinya yang tinggi. Saat ditanya kenapa dia menyiksa / menyakiti kucing, dia akan menjawab, "hanya iseng-iseng saja, biar seru!", jenis brandal semacam ini sepertinya sakit jiwa. Dia tidak punya masalah apapun dengan kucing, tapi dia melakukan penyiksaan kucing hanya untuk bersenang-senang.
  • Faktor Eksistensi. Ada lho sebuah tradisi aneh di kalangan jalanan. Mungkin Cat Lover pernah mendengar, memakan daging kucing akan menunjukan nyali seseorang. Gila banget lah. Mereka sok bergaya kuliner ekstrim, tapi sebenarnya sangat bodoh. Bukankah nyali itu dibuktikan dengan adilnya pertarungan satu lawan satu dan juga keberanian menghadapi masalah tanpa lari dari tanggung jawab? Itu nyali! Makan daging kucing tidak membuktikan nyali apapun, bro!!!
Jika ada yang masih kurang, silahkan ditambahkan ya Cat Lover. Semoga kucing kesayangan kita selalu sehat dan diselamatkan dari tangan jahil yang benci terhadap kucing. Semoga mereka para pembenci kucing suatu saat sadar, jika kucing adalah sahabat yang baik untuk manusia.

Salam, elus-elus,
Majian TuanMeong.



Support Group : Dunia Kucing Indonesia on Facebook
"Kirim Kisah Meong"
Klik di sini untuk mengirimkan kisah kamu dan kucingmu.
"Support Facebook Page"
Klik di sini untuk mengirimkan kisahmu via Facebook Page atau Join ke Support Group kami.
"Aturan Copy/Paste"
Klik di sini untuk membaca DMCA

WEBSITE DALAM PERBAIKAN, JIKA OM DAN TANTE MENEMUKAN GAMBAR YANG HILANG DARI SUATU ARTIKEL, MOHON TINGGALKAN KOMENTAR PEMBERITAHUAN PADA ARTIKEL TERSEBUT. TERIMAKASIH!


Komentar Facebook Dimatikan. Gunakan Komentar Blogger untuk meninggalkan jejak.

2 Responses to "Inilah Ciri-Ciri Pembenci Kucing - Cat Lover Waspadalah!"

  1. Iyaa bnr bgt tuh tuang meong, saya dan tmn2 saya dsini juga pnya pengalaman sperti itu, huftt 😩😩

    BalasHapus
  2. Tetangga saya ada yang benci banget sama kucing, mulai dari nenek sampai cucu2nya. Bahkan neneknya sering banget ngajak cucu2nya main ke rumah saya hanya untuk melempari kucing saya dengan batu. Si nenek sudah ditegur berulang kali, tapi dia malah tertawa saja dan membiarkan cucunya berlaku buruk. Dan entah kenapa, kucing2 liar suka sekali BAB di kasurnya si nenek. Bontot2nya tetep saya yg disalahin, alasannya karena saya piara kucing. Padahal kucing saya gak suka main ke rumahnya si nenek, lha wong jahatnya minta ampun. Dideketin nenek dan cucunya aja lari. Ya Allah Gusti... Tabahkanlah saya....

    BalasHapus

Welcome Cat Lovers, Please make us better with your comment...