Vita Tri Yuliani : Gadis Pemangsa Kucing Hutan - Sebarkan agar tertangkap!

Share to :
Tweet Bagikan


Maaf Cat Lover, judul artikel kali ini sedikit keras karena TuanMeong mengetahui tentang adanya Animal Abused. Setelah kasus Strong, Kucing dari Semarang yang dipotong kakinya karena mencuri burung, kini muncul lagi sebuah tragedi memilukan tentang dua ekor kucing hutan yang ditembak mati oleh seorang gadis dan kawan-kawan berburunya.


Adalah Vita Tri Yuliani, warga Kaliceret Jawa Tengah, Indonesia, yang pernah belajar di SMPN 2 Tanggungharjo ini dengan bangganya memposting hasil buruannya yang berupa dua ekor kucing hutan yang notabene adalah satwa dilindungi.

Entah bagaimana cara berfikir gadis tersebut, namun dia seolah tidak merasa bersalah saat berpose dengan binatang tak berdaya yang seharusnya bisa hidup bebas di alam liar bersama anak-anaknya. Sikap tersebut terlihat dari senyum si gadis saat menunjukan hasil buruan tersebut di hadapan kamera.

Berikut ini adalah wawasan bagi siapa saja yang masih ragu jika menangkap dan memperlakukan secara tidak wajar binatang dilindungi merupakan sebuah tindakan kriminal. Sumber tanpa perubahan dari sini.
Pada dasarnya, larangan perlakuan secara tidak wajar terhadap satwa yang dilindungi terdapat dalam Pasal 21 ayat (2) UU 5/1990 yang berbunyi:
Setiap orang dilarang untuk
a.    menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup;
b.    menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati;
c.    mengeluarkan satwa yang dilindungi dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia;
d.    memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia;
e.    mengambil, merusak, memusnahkan, memperniagakan, menyimpan atau memiliki telur dan/atau sarang satwa yang dilindungi.”
Sanksi pidana bagi orang yang sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) adalah pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) (Pasal 40 ayat [2] UU 5/1990).
Ada pengecualian bagi penangkapan satwa yang dilindungi tersebut, yaitu hanya dapat dilakukan untuk keperluan penelitian, ilmu pengetahuan, dan/atau penyelamatan jenis tumbuhan dan satwa yang bersangkutan. Selain itu, pengecualian dari larangan menangkap satwa yang dilindungi itu dapat pula dilakukan dalam hal oleh karena suatu sebab satwa yang dilindungi membahayakan kehidupan manusia. Membahayakan di sini berarti tidak hanya mengancam jiwa manusia melainkan juga menimbulkan gangguan atau keresahan terhadap ketenteraman hidup manusia, atau kerugian materi seperti rusaknya lahan atau tanaman atau hasil pertanian (lihat Pasal 22 ayat [1] jo. ayat [3] dan Penjelasan Pasal 22 ayat [3] UU 5/1990).
Berikut ini merupakan capture status Facebook yang telah tersebar di Internet. Untuk saat ini akun Vita Tri Yuliani telah lenyap dan tidak bisa ditemukan melalui pencarian Facebook sehingga sulit bagi TuanMeong untuk mengkonfirmasi.
Sesuai dengan pasal KUHP Pasal 302 ...Undang2 Penyiksaan terhadap binatang ..

(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah karena melakukan penganiayaan ringan terhadap hewan:

(a) Barang siapa tanpa tujuan yang patut atau secara melampaui batas, dengan sengaja menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya;

(b) Barang siapa tanpa tujuan yang patut atau dengan melampaui batas yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu, dengan sengaja tidak memberi makanan yang diperlukan untuk hidup kepada hewan, yang seluruhnya atau sebagian menjadi kepunyaannya dan ada di bawah pengawasannya, atau kepada hewan yang wajib dipeliharanya.

(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan sakit lebih dari seminggu, atau cacat atau menderita luka-luka berat lainnya, atau mati, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan, atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah, karena penganiayaan hewan.

(3) Jika hewan itu milik yang bersalah, maka hewan itu dapat dirampas.

(4) Percobaan melakukan kejahatan tersebut tidak dipidana. detikTV : Revisi Pasal KUHP 302 Tentang Perlindungan Hewanhttp://tv.detik.com/readvideo/20 Menelantarkan atau bahkan menganiaya hewan peliharaan kini dapat terancam HUKUMAN PENJARA mulai dari 2-7 TAHUN penjara. Semula aturan tersebut hanya mencantumkan tuntutan 2 bulan hingga 9 bulan penjara. REVISI DENDA DARI RP.4.500 KE RP.5.000.000 - RP. 10.000.000,-

Pidana (“KUHP”), yang berbunyi sebagai berikut: “Dijatuhkan pidana yang sama terhadap orang yang dengan sengaja dan melawan hukum membunuh, merusakkan, membikin tak dapat digunakan atau menghilangkan hewan, yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain.” Unsur-unsur Pasal 406 ayat (2) KUHP antara lain:

1. Seseorang dengan sengaja dan melawan hukum;

2. Melakukan perbuatan membunuh, merusakkan, membuat tidak dapat digunakan, atau menghilangkan;

3. Perbuatan tersebut dilakukan terhadap hewan (sebagian atau seluruhnya) milik orang lain.

Mari kita kawal kasus ini supaya penegak hukum bisa mencari, menyelidiki dan memverifikasi kekerasan yang telah terjadi. sehingga kedepannya tidak ada lagi penyiksaan terhadap hewan peliharaan disekitar kita.







Stop Animal Abuse!!!



Support Group : Dunia Kucing Indonesia on Facebook
"Kirim Kisah Meong"
Klik di sini untuk mengirimkan kisah kamu dan kucingmu.
"Support Facebook Page"
Klik di sini untuk mengirimkan kisahmu via Facebook Page atau Join ke Support Group kami.
"Aturan Copy/Paste"
Klik di sini untuk membaca DMCA

WEBSITE DALAM PERBAIKAN, JIKA OM DAN TANTE MENEMUKAN GAMBAR YANG HILANG DARI SUATU ARTIKEL, MOHON TINGGALKAN KOMENTAR PEMBERITAHUAN PADA ARTIKEL TERSEBUT. TERIMAKASIH!


Komentar Facebook Dimatikan. Gunakan Komentar Blogger untuk meninggalkan jejak.

0 Response to "Vita Tri Yuliani : Gadis Pemangsa Kucing Hutan - Sebarkan agar tertangkap!"

Posting Komentar

Welcome Cat Lovers, Please make us better with your comment...