BAHAYA - Inilah 9 Penyakit Paling Sering Menyerang Kucing #TuanMeong

Share to :
Tweet Bagikan


Sebagai Pecinta Kucing, kita tentu tidak ingin kucing yang sangat kita sayangi mengalami gangguan kesehatan, bahkan mengalami sakit baik parah maupun ringan yang pada akhirnya berakibat fatal. Berikut ini adalah 4 penyakit kucing berbahaya dan 5 penyakit kucing ringan yang paling umum menjangkiti atau menyerang kucing. Kenali jenisnya, kenali tanda-tandanya, kemudian lakukan antisipasi agar tidak menjadi fatal disaster.


9 penyakit kucing
Kucing Terkena Virus Calici

Adapun klasifikasi pertama dari penyakit kucing kelas ringan yang paling sering menjangkiti kucing kesayangan anda adalah :

1. Kutu.


Kutu merupakan jenis Arachnoida ( berkaki delapan ) dan bukan serangga ya tingkel. Kutu adalah hewan kecil yang menjadi parasit pada kucing. Mereka bersembunyi diantara bulu-bulu kucing dan menghisap darah.
Resiko : Kucing mengalami alergi sehingga kulitnya menjadi kemerahan, Kucing mengalami kekurangan darah, dan Kutu kadang menjadi perantara Cacing Pita, sehingga mereka wajib dibasmi.

2. Cacingan.


Cacing yang paling sering menyerang kucing adalah jenis cacing pita. Ukuran dari cacing tersebut bisa sampai 20 cm bahkan lebih. Cacing pita merupakan penyakit parasit yang tergolong ringan namun bisa menjadi fatal jika sudah masuk ke jaringan otot kucing. Parasit ini biasanya mengendap di usus, namun kadang juga masuk ke lambung serta tenggorokan sehingga kucing anda memuntahkannya.
Resiko : Kucing jadi lemah dan kekurangan zat gizi, resiko lain adalah kematian apabila sudah masuk ke jaringan otot / daging dan otak.

3. Diare.


Ada banyak sekali penyebab diare, mulai dari virus distamper yang menakutkan, cacingan, atau alergi makanan. Diare merupakan gangguan kesehatan yang hendaknya langsung mendapat penanganan serius, karena meski tergolong ringan, diare bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diobati.
Resiko : Kucing akan lemah dan kesakitan seperti layaknya manusia mengalami diare.

4. Penyakit Mata.


Mata Belekan atau bengkak dan berair pada kucing adalah gangguan kesehatan yang cukup membuat risih. Mata belekan ini bisa disebabkan karena bertarung dan tercakar,terkena iritasi jamur, terkena infeksi virus dan kontaminasi zat kimia.
Resiko : Mata kucing akan berair dan mengandung zat garam yang pada akhirnya bisa menutup kelopak mata. Hal tersebut akan merusak pandangan si kucing bahkan membuatnya kehilangan gairah.

5. Scabies.


Tungau kecil ini sangat menjengkelkan. Mereka masuk ke dalam kulit ari kucing dan berkembang biak di sana. Scabies menyebabkan bulu rontok dan kulit kucing menjadi rusak. Jika dibiarkan, scabies bisa membuat kucing terbunuh karena alergi dan iritasi berlebihan.

Adapun jenis penyakit berbahaya yang sering menyerang kucing adalah :

1. Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD)


Penyakit ini merupakan gangguan saluran kencing kucing. Biasanya akibat pembentukan kristal garam pada saluran kencing yang bisa menyebabkan pendarahan serius. Kemiripan pada manusia adalah kencing batu.
Penyakit ini disebabkan karena dry food yang mengandung zat tinggi mineral, adanya tumor, atau kelainan bawaan. Jadi FLUTD tidak selalu akibat kristal garam di saluran kencing kucing ya tingkel. Semua pengganjal sirkulasi air seni merupakan masalah yang sama dan bisa menyebabkan kemarian cepat. Segera bawa ke Dokter jika kucing anda terlihat susah pipis atau kesakitan saat pipis.

2. Feline Panleucopenia FPV atau yang dikenal dengan Distemper.


Penyakit sangat berbahaya yang memiliki resiko kematian hingga 85%. Penyakit ini bisa menyerang kucing kecil maupun kucing dewasa. Penularan bisa melalui kontak fisik, kontak pada sekresi maupun ekresi kucing seperti kencing dan kotoran, bahkan bisa menular lewat udara yang terhirup.
Distemper merupakan masalah berat yang hingga kini menjadi teror bagi para pecinta kucing.

3. Feline Immunodeficiency Virus (FIV)


Adalah sebuah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh kucing. Virus ini mirip dengan HIV pada manusia. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini tidak dapat diobati namun bisa dicegah.
Cara penularan FIV sama dengan distamper, yaitu dengan kontak secara fisik dengan kucing sakit maupun sisa pembuangan si kucing yang sakit.
Gangguan kesehatan yang muncul akibat FIV adalah gairah menurun, nafsu makan hilang, banyak penyakit masuk seperti diare, flu, belekan dan sebagainya yang sangat sulit disembuhkan. Angka kematian akibat virus ini pun cukup tinggi.

4. Calici Virus.


Calici merupakan virus yang menyebabkan gangguan pernafasan pada kucing. Ciri-ciri kucing yang terserang virus Calici adalah pilek dan mata berair.
Hampir 85 hingga 95% penyakit pernafasan pada kucing disebabkan oleh virus tersebut. Virus jenis ini bisa menyerang kapan saja dan dimana saja, serta memiliki resiko sangat berbahaya termasuk kematian.

Nah Cat Lover, jagalah selalu kebersihan lingkungan kita sebagai habitat kucing. Rajinlah menyemprotkan disinfektan pada lokasi-lokasi yang sering dipakai kucing membuang kotoran dan urin. Lalu usahakan memberikan pertolongan profesional ( dokter hewan ) jika kucing anda mulai menunjukan tanda-tanda sakit.

Salam Sehat
TuanMeong.



Support Group : Dunia Kucing Indonesia on Facebook
"Kirim Kisah Meong"
Klik di sini untuk mengirimkan kisah kamu dan kucingmu.
"Support Facebook Page"
Klik di sini untuk mengirimkan kisahmu via Facebook Page atau Join ke Support Group kami.
"Aturan Copy/Paste"
Klik di sini untuk membaca DMCA

WEBSITE DALAM PERBAIKAN, JIKA OM DAN TANTE MENEMUKAN GAMBAR YANG HILANG DARI SUATU ARTIKEL, MOHON TINGGALKAN KOMENTAR PEMBERITAHUAN PADA ARTIKEL TERSEBUT. TERIMAKASIH!


Komentar Facebook Dimatikan. Gunakan Komentar Blogger untuk meninggalkan jejak.

2 Responses to "BAHAYA - Inilah 9 Penyakit Paling Sering Menyerang Kucing #TuanMeong"

  1. Seram ya tpi kucing domestik jarang terkena penyakit begituan kan ?

    BalasHapus
  2. Kucing kampung memiliki imunitas lebih bagus dibandingkan dengan kucing Ras, untuk penjelasan lengkap bisa lihat Di sini ya, klik...
    Alasan kucing kampung punya imunitas tinggi adalah karena mereka lebih sering berada di luar, sehingga bisa beradaptasi lebih bagus,
    sementara kucing ras yang sering dikandangkan akan lebih rentan terhadap penyakit....

    BalasHapus

Welcome Cat Lovers, Please make us better with your comment...