APAKAH KUCING MENGALAMI MIMPI?

Share to :
Tweet Bagikan


TuanMeong.com - Beberapa hari yang lalu admin pernah menulis di Facebook tentang gaya tidur kucing yang unik, dalam gambar status / wall picture tersebut memberikan sebuah caption singkat berupa pertanyaan, "apakah kucing juga bermimpi?" dan kali ini admin TuanMeong akan menuliskan sedikit kajian ilmiah serta ulasan bersumber yang cukup valid sehingga bisa dipercaya. Seperti apa isinya, yuk, silahkan disimak.

Pada dasarnya, Kucing merupakan sejenis hewan mamalia dengan kecerdasan cukup bagus. Mereka memiliki volume otak dengan daya tampung memori yang besar, lebih besar dibandingkan reptil atau unggas ternak. Kucing, secara spesifik juga dikategorikan hewan pemakan daging atau carnivor, sehingga mereka memerlukan asupan protein cukup besar yang sedikit banyak juga berpengaruh pada kekuatan fisik maupun kecerdasan.

apakah kucing bermimpi?
Ilustrasi apakah kucing mengalami mimpi.
Dalam sebuah jurnal ilmiah yang dilansir oleh BBC, dikatakan bahwa Aris Toteles pernah menulis jika "Hampir seluruh hewan dengan jelas mengalami fase tidur, baik mereka yang hidup di air, darat maupun udara." Sehingga dari pernyataan tersebut, secara tidak sengaja banyak yang meyakini jika hewan juga mengalami mimpi. Sama halnya seperti manusia dengan tingkat intelejensia tertinggi dalam strata makhluk hidup bertulang belakang.

The History of Animals, menuliskan bahwa beberapa hewan seperti kuda, sapi, anjing, domba dan banyak binatang berkaki empat mengalami mimpi saat tidur, yaitu ditandai dengan gonggongan atau suara mengembik saat mereka terlelap.

Mungkin cat lover juga pernah mengetahui, ada saat-saat tertentu saat kucing kita tertidur, dia mengeluarkan gerakan-gerakan mulut seolah mirip dengan gerakan mengecit puting susu, meskipun si kucing sudah dewasa, benar?

Ada banyak sekali bukti-bukti non-ilmiah yang bisa kita dapati setiap harinya, namun bisakah metode ilmiah yang canggih untuk masa sekarang ini mendeteksi adanya mimpi pada binatang?

Para ahli sains memperhatikan perilaku fisik binatang saat mereka terlelap, kemudian mereka meneliti apakah otak mereka saat terlelap itu menjalankan fungsi yang sama seperti milik manusia.

Pada 2007, peneliti MIT Kenway Louise dan Matthew Wilson merekam dan menyelidiki aktivitas sel yang merupakan bagian di dalam otak seekor tikus bernama hippocampus, bagian ini merupakan sebuah struktur yang terlibat dalam formasi dan memasukannya dalam memori.
1. Mereka merekam aktivitas dari sel otak ketika tikus berlari dalam labirin.
2. Mereka lalu memperhatikan aktivitas dari sel otak yang sama ketika hewan itu tidur.

Louise dan Wilson menemukan pola yang identik atau sama dari tikus pada saat berlari dalam kondisi sadar dan saat kondisi REM ( bagian dari tidur ). Bisa dikatakan, hal tersebut seperti para tikus tadi berlari dalam labirin di pikiran mereka saat para tikus sedang tidur.

Hasil uji coba itu sangat jelas jika para ahli yang melakukan penelitian dapat menerka lokasi tikus yang sama persis dengan labirin mimpi mereka, kemudian penelitian tersebut dilanjutkan dengan proses memetakan mereka ke titik yang aktual dengan labirin yang sebenarnya.

Namun masih belum bisa dipastikan apakah prilaku sel otak tikus yang diilustrasikan pada percobaan tersebut sama dengan fenomena mimpi yang dialami pada manusia. Sehingga, dapat disimpulkan jika binatang belum bisa dipastikan mengalami mimpi seperti yang kita bayangkan.

Mungkin pada perkembangan teknologi pencitraan dan pemetaan jaringan otak di masa depan dapat menyibak tabir rahasia mengenai perilaku binatang dan cara kerja otak mereka, cat lover.

Sebab, antara insting dan naluri pada binatang pun hingga saat ini masih diteliti oleh sebagian besar kalangan ilmiah. Mereka masih menyimpan sejuta pertanyaan, misalkan :
  • Kenapa Burung Pipit bisa menganyam sarang sekalipun mereka tidak pernah belajar dari siapapun?
  • Kenapa ikan salmon dan penyu selalu tau kemana mereka pergi saat musim kawin?
  • Kenapa induk kucing bisa dengan mudah menyusui dan memberikan treatment perawatan pada anak-anaknya sekalipun mereka tidak pernah belajar pada kucing lain?
  • Kenapa burung layang-layang akan pergi ke selatan tepat disaat musim dingin akan tiba?
  • Kenapa ulat bisa tau kapan saatnya dia menjadi kepompong dan kapan kepompong itu menetas menjadi kupu-kupu?
Banyak yang beranggapan jika perilaku yang disebut insting dan naluri tersebut merupakan sebuah kode DNA yang secara otomatis tertanam di dalam sel binatang. Namun kenapa tingkah laku mereka bisa sama persis dari generasi ke generasi dengan detail tindakan yang sangat menakjubkan?

Tentu saja semua pertanyaan tersebut masih membutuhkan waktu yang relatif lama untuk dijawab, mungkin sampai adanya teknologi yang dapat menerjemahkan bahasa binatang ke bahasa manusia. Apakah hal tersebut mungkin terjadi? Nothing is impossible ya cat lover :)

Dari artikel yang singkat ini bisa kita tarik sebuah kalimat akhir yaitu :
Apakah kucing mengalami mimpi? 
Mungkin saja iya, mungkin juga tidak, kita harus menunggu jurnal ilmiah resmi dari mereka yang berkompeten sehingga apa yang membuat kita penasaran selama ini bisa mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Salama Sains
TuanMeong



Support Group : Dunia Kucing Indonesia on Facebook
"Kirim Kisah Meong"
Klik di sini untuk mengirimkan kisah kamu dan kucingmu.
"Support Facebook Page"
Klik di sini untuk mengirimkan kisahmu via Facebook Page atau Join ke Support Group kami.
"Aturan Copy/Paste"
Klik di sini untuk membaca DMCA

Komentar Facebook Dimatikan. Gunakan Komentar Blogger untuk meninggalkan jejak.

1 Response to "APAKAH KUCING MENGALAMI MIMPI?"

Welcome Cat Lovers, Please make us better with your comment...