Pelihara Kucing Kampung, Kenapa Enggak? Ini Kelebihan Kucing Kampung!

Share to :
Tweet Bagikan


TuanMeong.com - Selamat malam Cat Lover, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai kucing kampung secara full mendetail. Mulai dari jenis / spesies, nama ilmiah, sifat, kelebihan, kekurangan, bahkan foto-foto kucing kampung yang pernah Majikan TuanMeong miliki. Artikel ini diharapkan juga dapat membantu memberikan referensi kepada Cat Lover yang masih mempertimbangkan untuk memelihara Ras kucing lokal, atau sering disebut sebagai kucing domestik.

Apa yang dimaksud Kucing Kampung / Domestik?


ras domestik indonesia
Wajah Polos dan Modus hehe : Kurama - Kucing Kampung
Oke berlanjut pada istilah domestik, mari kita kaji dulu secara singkat. Domestik merupakan sinonim atau padan kata dari lokal. Tentunya jika kita membahas kucing domestik, pasti akan memiliki banyak perbedaan sudut pandang, tergantung dimana kita tinggal saat ini. Sebagai contoh :
  • Jika anda merupakan penduduk asli Jepang, tentu saja menganggap Japanesse Bob Tail merupakan kucing Domestik dalam persepsi anda.
  • Jika anda merupakan penduduk negara Persia, tentu akan menganggap Kucing Persia merupakan kucing Domestik di negara anda.
  • Terakhir kita persempit lagi, jika anda merupakan penduduk asli Indonesia, maka kucing domestik menurut anda adalah Kucing Kampung, jadi ya katakan itu adalah kucing lokal yang sering kita temui berkeliaran di berbagai tempat.

Kecenderungan Sebagian Cat Lover.

Berikutnya kita akan membahas mengenai kecenderungan tertentu pada sebagian Cat Lover yang lebih memilih untuk memelihara kucing hias atau kucing Ras luar. Mohon maaf sekali lagi, bukan bermaksud untuk mendiskriminasi atau menyudutkan suatu fihak, namun TuanMeong ingin sedikit memberikan kritik atau saran berhubungan dengan hal tersebut.

Baca artikel ini : Kamu Pecinta Kucing, Yakin? - pada halaman artikel itu sudah TuanMeong singgung secara panjang lebar mengenai orang-orang yang mengaku pecinta kucing, namun pada dasarnya adalah para pengejar gengsi. Beberapa hari yang lalu, penulis artikel ini, Majikan yang memelihara TuanMeong sejak masih kecil, sempat melakukan perdebatan untuk kesekian kalinya dengan rekan seprofesi di kantor. Perdebatan itu dipicu akan masalah sepele; yaitu keberadaan rekan sejawat yang terlalu membanggakan kucing Persia miliknya. Padahal, setelah dikunjungi dirumah, ternyata kucing tersebut bukan dari jenis persia, melainkan Anggora ( jenis yang beredar di Indonesia ), namun si pemilik kucing tetap ngeyel dan bersikukuh bahwa kucing yang dimilikinya adalah Persia.

Oke, pada step perdebatan ini, owner kucing tersebut tidak mengetahui jika Majikan TuanMeong adalah orang yang aktif dalam dunia Pecinta Kucing dan memiliki website khusus yang membahas mengenai berbagai jenis kucing dan seluk-beluknya.

Hemat kata, ternyata masih banyak orang yang sekedar mengejar gengsi dan mengatakan dirinya adalah pecinta kucing, padahal dia tidak tahu-menahu mengenai kucing sama sekali. Boleh -lah kasih sayang anda terhadap kucing dilampiaskan seperti apapun, namun jika anda terlampau mendiskreditkan atau menjatuhkan ras tertentu karena ego anda yang merasa bisa memelihara kucing mahal, itu yang harus TuanMeong lawan. Maaf! Manusia saja marah jika di kotak-kotak berdasar suku-agama-ras-golongan, kenapa dia masih mengkotak-kotak makhluk lain berdasar bentuk hidung, panjang bulu dan warna mata?

"Sorry dong, gue ga miara kucing jawa, kucing gue persia, nda!!!"
Itulah kalimat yang tidak akan terlupakan, sehingga hari ini artikel mengenai Kucing kampung harus ditulis, beserta sedikit intro akan kejadian tersebut.

Kucing Kampung.


wikipedia
Nama Ilmiah Kucing
Baik Cat lover, dari gambar diatas kita mengetahui secara kasar mengenai nama ilmiah kucing. Itulah kenapa muncul istilah Feliner dalam dunia pecinta kucing dan sudah TuanMeong jelaskan pada artikel mengenai Feliner di sini.

Apa Kelebihan Kucing Kampung?

1. Kucing Kampung Mudah Di Dapat.

Ras Domestik sangat mudah didapat karena mereka berkeliaran di banyak tempat. Sebagian besar dari mereka bahkan merupakan kucing liar yang sering menjadi target rescue atau street feeding oleh komunitas peduli kucing dan pecinta satwa. Disamping itu, mereka memang mendominasi keluarga Indonesia yang gemar memelihara kucing, dengan alasan macam-macam, akan tetapi ada satu alasan umum yang paling sering kita temui adalah alasan yang ada di poin 5 dan poin 12.

Kenapa Kucing Kampung mudah didapat, sebab kita bisa meminta dengan gratis kepada mereka yang memiliki anak kucing. Tinggal katakan dengan baik-baik, mayoritas pemilik dan pemelihara anak kucing kampung akan memberikannya.

2. Daya Tahan Tubuh / Imunitas Kucing Kampung Cukup Kuat.

Karena kucing kampung itu terbiasa hidup di alam liar, mungkin untuk berburu, kawin atau mencari pasangan, merayap di kebun untuk menemukan rumput sebagai lalapan, bahkan kadang mereka juga tidur sekenanya di berbagai tempat, maka kondisi imunitas atau daya tahan tubuh kucing kampung sangat kuat.

Pada artikel sebelum ini, TuanMeong sudah menulis tentang suka-duka saat berada di Vet, ketahuilah, saat TuanMeong terkena infeksi pencernaan, MamaMeong dan Kurama justru dalam kondisi baik dan lincah. Cat Lover bisa melihat pada artikel sebelumnya deh. Sementara itu, Kurama merupakan kucing kampung yang baru saja dipungut majikan dari lampu merah. Kondisinya saat itu kurus dan kotor, namun dia tidak mengalami gangguan kesehatan serius sekalipun sejak lahir mungkin tidur di bawah gerobak bakso dengan makanan yang berasal dari sampah.
Nah Cat Lover, kenapa imunitas kucing kampung lebih bagus? Sebab mereka sudah terbiasa beradaptasi dengan kondisi ekstrim di alam bebas, berbeda dengan kucing yang sering dikandangkan dengan makanan kemasan, mereka punya daya tolak terhadap penyakit lebih lemah, karena mereka tidak biasa survive dengan kondisi bermacam-macam yang ada di luar sana....

3. Mudah dipelihara.

Kelebihan berikutnya adalah kemudahan memelihara kucing kampung. Mereka tidak butuh shampoo atau suplemen untuk mempercantik diri. Cukup dengan lidah dan liur, bulu mereka akan selalu bersih mengkilap. Kucing kampung juga tidak membutuhkan grooming salon, sebab bulu mereka relatif pendek sehingga mudah tertata rapi.

Kemudahan lain adalah, cara hidup kucing kampung yang tidak mengenal medan. Mereka tidak akan diare meskipun terjebak diluar rumah dalam kondisi hujan deras. Bisa pulang kapan saja jika lapar dan anti tersesat saat berpetualang. Hebat bukan?

4. Sangat Lincah Dan Aktif.

Aktifitas kucing kampung lebih banyak, utamanya saat mereka berburu. Nah, kebiasaan berburu inilah yang membuat Kucing Kampung sering dikatakan lincah dan aktif. Mereka melatih kemampuan menangkap mangsa melalui bermain bersama stick bulu, gulungan tali maupun kelereng. Mereka kadang juga berlatih bertarung dengan sesamanya untuk memperkuat persaudaraan dan berkompetisi.

Hal-hal semacam ini jarang dimiliki oleh kucing hias, sebab mereka hanya makan dry food sehingga kurang dominan dalam hal perburuan.

5. Kucing Kampung Lebih Pandai Berburu.

Pada poin 4 sudah disinggung masalah buru, memburu, berburu yang gemar dilakukan oleh kucing kampung. Kenapa mereka pandai berburu? Sebab kucing kampung secara alami, sejak kecil telah dilatih induknya untuk memakan binatang-binatang yang lebih kecil. Misalkan tikus, cicak, kecoa, cacing atau kupu-kupu.

Itulah alasan utama kenapa Kucing Kampung punya kecenderungan berburu lebih hebat dibandingkan jenis lain. Namun perlu ditekankan lagi ya Cat Lover, semua ini adalah naluri alamiah yang telah dibiasakan sejak kecil. Jadi, saat anda memiliki kucing jenis hias, apapun ras-nya, dimungkinkan juga mereka mampu menandingi kucing kampung dalam hal berburu loh, asalkan induknya mau dibiasakan untuk makan makanan selain dry food. Beri mereka cicak, tikus atau burung gereja, sehingga mereka bisa tertarik dengan lezatnya makanan jenis itu, kemudian berusaha mencari sendiri di alam liar. Yap, jika sudah begitu, sang induk akan mengajarkan kebiasaan tadi pada kitten-kitten kecilnya.

6. Makanan Kucing Kampung lebih Fleksibel.

 Beikurnya setelah selesai membicarakan masalah perburuan, kita lanjutkan dengan jenis makanan yang suka atau gemar dimakan Kucing Kampung. Sebagai carnivor, mereka jelas menyukai daging segar / hidup sebagai santapan utama. Namun fakta yang terlihat tidak selalu seperti itu. Kucing kampung bisa makan apa saja sesuai dengan yang dimakan oleh majikannya. Saat majikan memasak tempe goreng, mereka ikut makan, saat majikan memakan ikan bakar, mereka dapet tulang, saat majikan makan daging ayam, mereka dapet tulang dan seterusnya.

Hal ini pun dapat dijadikan solusi untuk menekan biaya pengeluaran dalam membeli Dry Food atau Wet Food kemasan.

7. Proses Persalinan yang cukup mandiri.

Kucing Kampung bukan binatang yang terlalu manja. Jika kita sering paranoid saat si kucing hias akan melahirkan, maka hal tersebut tidak berlaku untuk si domestik. Sebab mayoritas Kucing Kampung justru menyembunyikan proses persalinan mereka dan berusaha untuk menghindari campur tangan manusia. Angka prematur dan kematian bayi kucing kampung pun juga tergolong kecil. Meskipun fakta mengenai kematian bayi kucing kampung tetap saja ada, sebab hal tersebut merupakan bagian dari seleksi alam.

8. Jarang dicuri orang.

Kenapa dikatakan jarang dicuri orang? Sebab Kucing Kampung ndak laku dijual di petshop. Miris? Enggak... malah mereka terbebas dari kepentingan bisnis manusia yang hanya mengejar gengsi dan lepas dari intervensi manusia yang ingin memperkaya diri. Namun TuanMeong jelaskan ya Cat Lover, tulisan ini tidak bermaksud menyudutkan profesi peternak kucing hias. Sama sekali tidak. Tapi kita semua harus menyadari, jika ADA oknum-oknum tertentu yang memperlakukan kucing sebagai barang dagangan semata. Kasihan kucingnya kan?

Udahlah kita tetep positif aja, sebab artikel ini cuman untuk sharing, memberikan anda wawasan mengenai kelebihan kucing kampung.

9. Bisa dibebaskan tanpa harus lupa pulang.

Kucing Kampung memiliki insting kuat untuk mengenali wilayahnya. Mereka akan mengingat siapa majikan dan kemana mereka harus kembali setelah berpetualang. Kucing Kampung juga lebih mudah mengingat jalan pulang, sebab TuanMeong akui, sebagai keturunan kucing Persia dengan sifat bawaan induk yang cukup kental, TuanMeong sendiri ( Bonito ) selalu lupa jalan pulang ke rumah meskipun hanya ngelayap sekitar 4 sampai 5 rumah dari tempat tinggal majikan. Ini fakta. Memang kemampuan Bonito untuk mencari Track untuk kembali ke rumah sedikit lemah, sehingga harus dicari oleh majikan kemana-mana.

10. Tahan Banting.

Maksud dari tahan banting di sini adalah "tahan banting" dalam arti sesungguhnya. TuanMeong pernah punya senior bernama Gendut ( lihat link artikelnya di bawah sana ) dimana si Gendut dalam kelahiran kedua masih hidup meskipun dia tertabrak mobil sedan. Gendut yang saat ini masih dipelihara, harus mengalami cacat permanen pada mata kiri, sementara taring kirinya juga patah. Namun Gendut berhasil survive setelah dilindas mobil sedan meskipun luka yang dia alami cukup serius.

Nah, kejadian tersebut merupakan salah satu contoh kenapa kucing kampung dikatakan tahan banting. Mereka bisa menahan pukulan keras, mampu bertahan setelah insiden kecelakaan, juga mampu menyembuhkan diri setelah jatuh dari tempat yang berbahaya.


11. Struktur Tulang Lebih Kokoh.

Kucing Kampung memiliki struktur tulang yang lebih kokoh. Mereka terlihat memiliki dada yang bidang, kaki yang alot dan leher yang kuat. Hal inilah yang mendasari poin 10, dimana mereka tahan terhadap benturan keras dikarenakan memiliki tulang yang kuat.

12. Kucing Kampung bisa menjaga Rumah dari Binatang Lain.

Alasan ini banyak mendasari masyarakat Indonesia yang memelihara kucing. Selain karena mereka pandai membersihkan hama tikus, Kucing Kampung sering kali bisa menjadi pagar utama saat rumah kemasukan binatang asing. Contoh kasus yang pernah terjadi di rumah kami adalah si MamaMeong yang menemukan adanya kelabang yang masuk ke dalam rumah, kemudian beberapa hari lalu, dia juga menemukan ular yang masuk ke dalam rumah. Bak Gayung bersambut bukan? Kedua kejadian tersebut selalu di alami oleh MamaMeong selaku kucing betina dari ras domestik di rumah kami.

Maka seperti itulah Cat Lover, para kucing kampung yang ahli berburu ini seolah memiliki sinyal atau alarm khusus saat ada binatang asing memasuki wilayah yang dia tinggali. Hal ini merupakan salah satu model simbiosis yang saling menguntungkan antara manusia dan kucing.

Foto-foto Kucing Kampung

Sebenarnya ada banyak sekali kucing kampung yang pernah dipelihara oleh Majikan TuanMeong. Namun, banyak diantaranya yang sudah tiada dengan berbagai alasan. Diantaranya adalah :
1. Lucy, Kibo, Shiro, Gimbing. Empat bersaudara tersebut menjadi gambar logo kucing kampung pada artikel yang ini.
2. Gendut dan Bendot versi jantan . Keduanya adalah anak dari Lucy. Gendut pernah dituliskan sebagai kucing yang terlahir kembali, di artikel ini.
3. Bendot, versi betina. Pernah dituliskan di artikel ini.
4. Beserta banyak sekali kucing yang dipelihara jauh di masa lalu; misalkan Wei, Cici, Telon, Ganden, Kunis Merah dan Kunis Hitam, banyak sekali, Cat Lover!!!
5. Untuk hari ini, Present Day, dan semoga untuk waktu yang lama, Majikan #TuanMeong memiliki dua ekor kucing Kampung, yaitu Cemplon atau #MamaMeong dan Kurama. Sementara TuanMeong sendiri mungkin Cat Lover sudah pernah mengenal, adalah Kucing hasil persilangan antara Ras Persia dan Ras Domestik. Mewarisi sifat-sifat Persia dengan bulu bermotif Domestik. Berikut foto-fotonya.
tuanmeong.com
MamaMeong alias Cemplon : Domestik

MamaMeong
MamaMeong : Domestik Betina

Bonito Cemplon Kurama
TuanMeong Family : Bonito, Cemplon & Kurama

Kucing Kampung
Kurama Kecil

Kurama
Kucing Liar yang kini beruntung dan bahagia

Wajah memelas kucing
Kurama Menunggu dapet makanan

kucing mata memelas
Kurama Meminta Makan



Support Group : Dunia Kucing Indonesia on Facebook
"Kirim Kisah Meong"
Klik di sini untuk mengirimkan kisah kamu dan kucingmu.
"Support Facebook Page"
Klik di sini untuk mengirimkan kisahmu via Facebook Page atau Join ke Support Group kami.
"Aturan Copy/Paste"
Klik di sini untuk membaca DMCA

WEBSITE DALAM PERBAIKAN, JIKA OM DAN TANTE MENEMUKAN GAMBAR YANG HILANG DARI SUATU ARTIKEL, MOHON TINGGALKAN KOMENTAR PEMBERITAHUAN PADA ARTIKEL TERSEBUT. TERIMAKASIH!


Komentar Facebook Dimatikan. Gunakan Komentar Blogger untuk meninggalkan jejak.

12 Responses to "Pelihara Kucing Kampung, Kenapa Enggak? Ini Kelebihan Kucing Kampung!"

  1. Aduh! Mupeng lihat foto2 Mpus nya! Lucu banget! >_<

    BalasHapus
  2. Kucing kampung juga seru dan lucu loh, bukan cuma kucing anggora aja yang lucu imut.

    Kucing kampung juga bisa gemuk, subur, sehat, gesit dll, pokoknya best lah...

    BalasHapus
  3. malam, tuanmeong. artikelnya menarik banget, dan kebetulan saya juga pecinta kucing liar/kampung karena alasan yang sangat kuat, yaitu nasibnya yang rata2 kurang beruntung.

    oiya, kalimat "saat majikan memakan ikan bakar, mereka dapet tulang, saat majikan makan daging ayam, mereka dapet tulang dan seterusnya." bener bener bikin ngakak, hahahaha..

    BalasHapus
  4. itu kucing yg besar ,ekornya panjang dan bulunya lebat berwarna abu abu kucing apa ya???

    BalasHapus
  5. itu kucing yang besar ekornya panjang dan bulunya lebat berwarna abu abu kucing apa ya???

    BalasHapus
  6. jika kucing kampung yg dipelihara dari kecil. apakah ia juga akan pandai berburu?

    karena dari kecil diberi makan secara teratur tetapi juga diberi kebebasan keluar masuk rumah hingga dewasa sampai mempunyai anak

    saya takut karena terlalu dimanja sejak kecil, induk kucing tersebut tidak bisa beradaptasi diluar sana ketika dilepaskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa kok gan... indukny yg ngajarin..
      kucing saya malah suka makan cicak...
      suka main sm kodok jg...

      Hapus
  7. Cantekan kucing saya lagi, smeagol namanya,,

    BalasHapus
  8. aq pecinta kucing.. tapi yg aq pelihara kucing kampung ( sekarang ada 3 ).. alsan aq plihara kucing kampung yg prtma.. krn emng gk mmpu beli kucing hias.. dan alsan lain nya.. sprti yg sdah di utaran di atas.. kucing kmpung lebih bebal dan pleksibel.. prawatn nya juga seadanya ..gak manja juga kaya kucing hias.. coz aq ada juga sodra yg plihara kucing ras persia himalaya..yah mmng gitu deh prwtan nya muahal.. but bukn brrti aq gk trtrik mlihra kucing luar.. mngkin klo aq horang kayah.. bkn gak mngkin aq mlihara kucing hias ;) .. intinya aq pncinta kucing.. dn pngen miara kucing bkn krn gegsi.. btw thx bngt bwt artikel nya.. lega bngt.. trnyta ada juga yg mw ngbela kucing lokal..

    BalasHapus
  9. Kc saya kc kampung sejak kecil umur sekitar sebulan 2 hari 2 malam nangis di berem depan rumah, akhirnya diadopsi, tp tetap tidak suka tinggal didlm rumah. Sring tidur di rumah kosong diseberang rumah. Sangat lincah nakal. Kmrn dulu keluar namah dari vaginanya dan me ngerang2. Dibawa ke klinik hewan katanya infeksi kandungan dan harus operasi. Operasi kata dokternya berhasil, tapi keesokan paginya kucing Yesy katanya kabur dari klinik dan sp sekarang sudah sehari semalam hilang. Saya kuatir berapa lama dia bisa bertahan dalam kondisi seperti itu? Apakah benar ada drh yg katanya bisa nge link mencari hewan hilang dg mengasosiasikan dg nama orang yg biasa memberi makan kc tersebut? Bgmn cara mencari kc hilang? Please help. Tksh.

    BalasHapus

Welcome Cat Lovers, Please make us better with your comment...