Paws : Rahasia Dibalik Telapak Kaki Kucing - Cat Lover Wajib Tahu!

Share to :
Tweet Bagikan


TuanMeong.com - Halo semua. Pada artikel ini kita akan membahas mengenai Paws atau Telapak Kaki Kucing. Nah, seperti apa sih yang namanya Paws? Pernah ndak terlintas sebuah pertanyaan di benak Cat Lover semua mengenai jejak kaki kucing yang selalu membentuk motif unik? Nah, artikel kita hari ini merupakan versi Indonesia dari blog The Wiki Pets yang dikelola oleh TuanMeong sendiri. Artikel versi bahasa inggris bisa Cat Lover tonton di sini : The Cats Paws ( Usefull Cat Lover Encyclopedia ) 


 Apa itu Paw?

Paw merupakan bantalan-bantalan tulang lunak yang mengandung kolagen pada binatang bercakar, sepereti kucing, anjing, beruang dan harimau. Paw adalah bagian tubuh yang sangat vital, sehingga kucing akan menghabiskan banyak waktu untuk membersihkan alat ini dengan cara menjilatinya. Jika anda masih bingung dengan Paw, maka lihatlah pola telapak kaki kucing yang tercipta saat dia selesai mandi, atau setelah berjalan diatas lumpur. Motif yang terbentuk seperti jejak binatang itu dihasilkan oleh bantalan-bantalan paw.

Pada dasarnya, kucing memiliki 4 kaki. Bagian depan dengan 5 jari, sedangkan bagian belakang memiliki 4 jari. Namun ada beberapa kasus kucing lahir dengan 7 jari, sebagai tulang tambahan.
Paw Belakang Milik Bonito

Seperti apa bentuk Paw?

Paws depan milik Cemplon

Paw terdiri dari empat bantalan berbentuk bulat yang terletak dibagian bawah jarinya, ditambah satu bantalan besar yang biasanya terletak di bagian tengah tangan / kaki kucing. Dia memiliki kandungan kolagen dan keratin serta berfungsi sebagai sepatu alami, alat penyangga keseluruhan beban tubuh. Lapisan epidermis pada Paw memiliki ketebalan 70x lipat dibandingkan anggota tubuh lain. Kucing akan menjaga Paw-nya agar tetap lembut dan kenyal dengan cara dijilati atau pembasahan menggunakan keringat. Kegiatan itu akan bermanfaat apabila kucing sedang dalam kondisi panas, yaitu untuk mendinginkan tubuhnya. Namun, keluarnya keringat secara berlebihan pada Paw juga menjadi indikasi jika seekor kucing sedang dalam kondisi stres.

Warna Paw?

Kurama yang berbulu merah memiliki paw warna pink
Warna telapak kaki kucing sangat bervariasi, biasanya menyesuaikan dengan pigmen bulu. Pada kucing berbulu merah akan memiliki paw berwarna pink, kucing berwarna abu-abu dan hitam, akan memiliki paw berwarna abu-abu, abu-abu kehitaman atau bahkan hitam legam. Ada juga yang berwarna campuran antara abu-abu dengan motif hitam. Sedangkan kucing calico akan memiliki paw berwarna pink dan hitam. Fakta ini sangat menarik.

Paw sebagai alat meredam suara langkah kaki.

Jika manusia berjalan menggunakan bagian telapak kaki secara keseluruhan, maka kucing hanya memanfaatkan paw untuk berjalan, sehingga dapat meredam efek suara yang membuatnya sulit terdeteksi oleh musuh. Bahkan saat kucing berlari pun akan meminimalkan suara langkah kakinya sehingga kehadiran si kucing tidak terdeteksi.

Paw sebagai alat grooming ( membersihkan diri )

Paw bagian depan kucing juga sangat fleksibel untuk membersihkan diri (grooming) yaitu sebuah usaha untuk meratakan dan melembutkan bulu di bagian bagian tubuh yang tidak bisa dijilat secara langsung seperti muka, leher, tengkuk, belakang telinga dan pipi. Bahkan Paw juga bisa digunakan sebagai alat mengangkut / menyapu kotoran dibagian-bagian sulit terjangkau. Kucing akan menjilat jilat Paw beberapa kali terlebih dahulu agar air liurnya membasahi paw kemudian dia akan mengusap bagian yang sulit dijangkau tersebut lalu mengoles-oleskan air liur sehingga kotoran yang menempel akan tersapu bersih. Setelah tiga atau empat usapan dia kan berhenti untuk menjilat tapaknya lagi. Anak kucing mulai menggunakan tapak untuk membersihkan diri (grooming) sejak umur 4 minggu.

Paw untuk alat komunikasi

Jika suatu saat anda melihat kucing mencakar permukaan pohon, kayu, karpet, sofa ataupun benda-benda keras di sekitarnya, maka dia sedang menandai daerah kekuasaan. Selain motir cakaran yang ia ciptakan, sesungguhnya dari Paw akan keluar zat pheromone sebagai penanda bau yang akan memperingatkan kucing lain di habitat tersebut. Menarik bukan? Zat pheromone sendiri juga dikeluarkan kucing pada saat dia spraying.

Kecenderungan Kucing Jantan Dan betina.

Queens University di Irlandia pernah melakukan sebuah penelitian yang memberikan hasil menakjubkan, ternyata kucing jantan lebih cenderung menggunakan paw kanan mereka untuk melakukan berbagai aktifitas, misalkan membersihkan bulu atau meraih makanan, sementara kucing betina berlaku sebaliknya, menggunakan paw kiri. Anda bisa meneliti sendiri, apakah kucing jantan anda lebih suka melakukan segala sesuatu menggunakan paw depan bagian kanan, coba berikan mainan atau makanan padanya, kemudian amati dengan hati-hati.

Paw sebagai alat navigasi kucing.

Cara berjalan kucing akan terkesan berjingkat atau jinjit, yaitu hanya menggunakan bagian ujung telapak kaki maupun tangan, bisa dikatakan bagian berbantal yang disebut paw saja. Pada medan dengan tekstur lunak atau tidak stabil seperti papan kayu dan rerumputan, cara berjalan menggunakan bantalan paw ini akan memberitahukan posisi mangsa dan pergerakan mangsa. Paw juga akan memberikan sinyal bahaya melalui sistem indra peraba kucing sehingga dia bisa lebih berhati-hati dan melarikan diri bila diperlukan. Penggunaan bantalan Paw itu sendiri juga memiliki fungsi khusus yaitu meredam suara langkah kaki sehingga kehadiran si kucing tidak terdeteksi.

Paw merupakan anggota tubuh yang sensitif.

Paw memiliki banyak sekali sensor saraf yang berfungsi sebagai penyetel organ-organ sensorik lain. Hal ini disebut dengan alat reseptor, dimana dia bisa mendeteksi getaran, merasakan tekanan sekecil apapun, menganalisa tekstur medan berjalan maupun tekstur mangsa, serta menganalisa gerakan aktif dari mangsa yang dia tuju. Kucing tidak suka bagian Paw nya dipegang manusia atau dipermainkan, sebab alat tersebut sangat penting baginya. Bahkan Paw bisa dipakai untuk merasakan suhu dan kadar nyeri apabila kucing dalam kondisi berbahaya.


Paw sebagai alat memanjat.

Cakar kucing cepat keluar saat bantalan Paws ditekan.
Kucing adalah binatang yang pandai memanjat pohon. Kemampuan ini didukung oleh kaki depan mereka yang cukup terampil. Paw bagian depan kucing bisa menekuk sedemikian rupa sehingga cakar kucing akan keluar dan menancap secara efektir pada bagian yang diperlukan. Paw bagian depan ini juga membantu menjaga keseimbangan saat berada di dahan pohon atau permukaan banginan yang sempit dan tidak rata. Namun sayangnya, pada saat turun kucing akan kesulitan menstabilkan diri akibat paw depan berada di bawah dan kaki belakang kuraing bisa menahan beban tubuh, sehingga sering kita jumpai saat kucing mampu memanjat naik namun kesulitan turun dari tempat semula.

Paw berfungsi sebagai sistem pendingin tubuh.

Paw kucing bisa mengeluarkan keringat, kondisi ini sangat menguntungkan sekali bagi kucing karena dapat menjadi alat pengatur suhu tubuh apabila kondisi udara sedang panas. Keringat dari paw mampu meredam over heat, sehingga dapat membantu memberikan relaksasi bahkan ketika kucing sedang mengalami stres.

Paw sebagai alat menyaring air bersih.

Pernahkah anda melihat kucing mengambil air menggunakan tangan mereka? Tentu saja pernah, bahkan saat anda memberikan susu padanya, terkadang si kucing akan meraih permukaan susu dan mengambil beberapa tetes menggunakan tangan depan, kemudian si kucing akan menjilati bagian susu yang ada di tangan depannya tersebut. Ini adalah fungsi istimewa dari Paw. Kucing dapat menyaring air bersih menggunakan Paw depan. Lapisan unik pada Paw dapat menyaring pasir, lumpur, kotoran dan binatang kecil yang ada di air, sehingga kucing mendapatkan kualitas air yang bagus untuk dia nikmati.

Paw sebagai alat pendeteksi penyakit.

Jika anda seorang Cat Lover yang peduli terhadap kucingnya, disarankan untuk rajin melakukan pengecekan pada paw kucing. Karena suhu dari bagian tersebut bisa menunjukan tingkat kesehatan kucing. Apabila anda mendapati panas atau dingin yang tidak biasa, segera ambil tindakan pencegahan sehingga jiwa si kucing bisa terselamatkan, setidaknya bisa menghindarkan dia dari penyakit berbahaya. Lakukan perawatan sesuai petunjuk dokter hewan apabila diperlukan.


Demikian pembahasan menarik mengenai Paw kucing. Artikel ini merupakan artikel pertama yang ditulis pada blog The Wiki Pet, jika anda memiliki saran atau request ulasan mengenai kucing, atau ingin berdiskusi seputar artikel yang kami tulis, silahkan tinggalkan komentar pada kotak dibagian bawah. Cukup mudah, anda bisa berkomentar menggunakan google account anda, dan anda bisa mendapat tanggapan diskusi dari komentar pengunjung lain bisa memungkinkan.

Salam Cat Lover,
TuanMeong



Support Group : Dunia Kucing Indonesia on Facebook
"Kirim Kisah Meong"
Klik di sini untuk mengirimkan kisah kamu dan kucingmu.
"Support Facebook Page"
Klik di sini untuk mengirimkan kisahmu via Facebook Page atau Join ke Support Group kami.
"Aturan Copy/Paste"
Klik di sini untuk membaca DMCA

Komentar Facebook Dimatikan. Gunakan Komentar Blogger untuk meninggalkan jejak.

0 Response to "Paws : Rahasia Dibalik Telapak Kaki Kucing - Cat Lover Wajib Tahu!"

Posting Komentar

Welcome Cat Lovers, Please make us better with your comment...